-email seseorang diujung sana-
Dear you..
Aku tak mengerti mengapa kau membuat keputusan itu
Hanya saja aku belum ikhlas menerima semuanya
Disaat keadaan yang tidak tepat,di saat sedih karna sesuatu hal
Kau datang membawa berita yang sebenarnya tak ingin ku dengar
Kau bersamanya sekarang dan tak tau sampai kapan..
Aku memang bukan seorang yang sempurna seperti yang kau inginkan
Aku hanya manusia biasa seperti yang lainnya
Aku masih bertanya kenapa kau memilihnya
Sakit,ya ini yang aku rasain
Mungkin selama ini kau hanya menganggap keadaan biasa
Tapi bagiku kita tidak biasa,walaupun saat ini kita tidak berstatus
Pada saat kau datang padaku membawa berita itu,hanya sakit yang aku rasain
Aku mencoba untuk tegar tapi aku tak cukup kuat untuk tegar
Aku mencoba untuk tidak menangis dan mencoba tertawa untuk menutupi itu semua agar kau tidak melihat kesedihan ku saat ini tapi hasilnya gagal lagi
Air itu menetes dari mataku tetes demi tetes
Aku jahat , ya aku memang jahat seharusnya aku senang mendengar berita itu
Tapi... kenyataannya aku tidak senang , sedih.
Tak disangka kejadian itu datang,yaa kejadian ini
Waktu yang membawa kita ke dalam kejadian ini
Saat ini
Kakiku tak cukup kuat untuk berlari kemanapun
Hatiku tak cukup untuk menampung ini semua
Memang mungkin aku harus menjauh darimu
Secara perlahan,hingga pada akhirnya nanti aku bisa melupakanmu
Bayangmu selalu ada di pikiran ku
Kau meninggalkan kenangan
Kenangan manis dan pahit di sini
Meninggalkan tawa dan luka karna semua ini
Tapi bayangan mu selalu mengulang semua kenangan tawa dan luka
Teringat
Disaat aku pertama kali mengenalmu hingga akhirnya saat ini aku harus berpura pura tidak mengenalmu
Teringat juga semua kenangan manis dan pahit yang kita lalui selama ini
Kau membuat ku tersenyum , disaat hati menjerit tak sanggup akan pahitnya hidup
Kau membuat ku tertawa , disaat aku sedang sedih karna keadaan sekitar yang menuntut ini itu
Tapi kau juga yang selalu membuat aku selalu mengalah
Kau juga yang akhirnya membuat ku menangis akan hadirnya seseorang di tengah tengah kita
Merebutmu dan membawamu pergi
Semenjak ada dirinya kita memang seperti orang tak kenal
Dia yang merubah kita dan juga waktu yang merubahnya
Kau tak pernah pergi dari otakku
Hingga saat ini aku masih mempunyai perasaan itu
Tapi, sering kali aku bimbang entah untuk apa perasaan itu
Entah ada untuk dibalas atau hanya sekedar perasaan yang memang wajar aku rasakan sampai tak sadar kau sudah bersamanya
Tapi,semakin aku berusaha untuk membuangmu dari pikiranku,
semakin kuat juga wujudmu menjelma dipikiranku,
Saat bayanganmu ada di otakku,
Semakin perih tertebar di hatiku saat ini
Ku harap kau mengerti tentang keadaan kita sekarang..
Dariku,
Yang selalu mengharapkanmu
Untukmu,
Yang selalu membuat ku tertawa dan juga terluka
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gimana gimana menurut kalian? hahahaha ini gue buat atas kisah temen gue.Berupa curahan begini yaak :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar